Hai PMKOers....mimin senang deh, karena kemarin dapat kiriman email, yang isinya tulisan indah nan puitis. Mimin baca dan coba memasuki pikiran penulis, dan terenyuh dengan makna tersirat dari untaian kata - katanya. Penasaran kan, yuuk dibaca postingannya...
Aku menulis untuk sebaris kata yang
kurangkai membentuk kalimat-kalimat yang mengalir dari bahasa kalbu, disana ada
nelangsa yang jauh dari hingar bingar tangisan jiwa yang sebelumnya pernah
bermain dengan celoteh-celoteh kecil bebatuan dengan kikisan air dari puncak
hulu kehidupan. Aku telah terbangun dari malam panjang yang mengharap mimpi
dapat membasuh kalbu dengan tetesan air matanya, dan bibirnya membelai telinga
dengan bahasa-bahasa keagungan.
Dan aku mulai melangkah menuju sebuah
jendela kecil untuk menelanjangi senja yang menyuguhkan bening embun. Dia dari
kejauhan menari bersama biasan air dari bebatuan yang menyejukkan jiwanya
sembari berkata “Tuhan aku ingin berjalan, karena aku telah menemukan secarik
harapan dari jiwa yang malam dan senjanya hanya menatap mimpi dari jendela
kecil untuk meminta secuil kedamaian dari-Mu, karena itu izinkan aku untuk
berjalan”.



