Rabu, 16 April 2014

TUHAN .. AKU MENULIS ..

Hai PMKOers....mimin senang deh, karena kemarin dapat kiriman email, yang isinya tulisan indah nan puitis. Mimin baca dan coba memasuki pikiran penulis, dan terenyuh dengan makna tersirat dari untaian kata - katanya. Penasaran kan, yuuk dibaca postingannya...



Aku menulis untuk sebaris kata yang kurangkai membentuk kalimat-kalimat yang mengalir dari bahasa kalbu, disana ada nelangsa yang jauh dari hingar bingar tangisan jiwa yang sebelumnya pernah bermain dengan celoteh-celoteh kecil bebatuan dengan kikisan air dari puncak hulu kehidupan. Aku telah terbangun dari malam panjang yang mengharap mimpi dapat membasuh kalbu dengan tetesan air matanya, dan bibirnya membelai telinga dengan bahasa-bahasa keagungan.

Dan aku mulai melangkah menuju sebuah jendela kecil untuk menelanjangi senja yang menyuguhkan bening embun. Dia dari kejauhan menari bersama biasan air dari bebatuan yang menyejukkan jiwanya sembari berkata “Tuhan aku ingin berjalan, karena aku telah menemukan secarik harapan dari jiwa yang malam dan senjanya hanya menatap mimpi dari jendela kecil untuk meminta secuil kedamaian dari-Mu, karena itu izinkan aku untuk berjalan”.

Aku Rindu.....

Tiga minggu telah berlalu sejak Laporan Pertanggung Jawaban pengurus. Sudah tiga minggu  juga banyak program kerja pengurus yang belum terbenahi. Kritik, saran dan rekomendasi dari warga, terasa seperti angin lalu, yang dibiarkan terbang dan menghilang tanpa jejak. *lebay mi seng ini mimin

Tapi seperti itulah gambaran kenyataan yang ada. Sudah dua minggu ibadah Kebaktian Jumat dan Jam Doa yang tiap hari Rabu diadakan tidak terjadwal lagi. Apakah yang menjadi kendala? Jenuhkah pengurus dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan ibadah, hingga mengabaikannya. Dua minggu yang terasa panjang tanpa adanya persekutuan dengan teman-teman PMKO. 

Mimin rindu menggengam tangan teman-teman saat kita berdoa bersama-sama. Mendoakan pergumulan kita, sukacita, sahabat dan keluarga. Rindu sharing bersama, melalui firman Tuhan dan pengalaman teman-teman PMKO. Rindu bertepuk tangan dan memuji namaNya bersama.

Kesabaran dan Penguasaan Diri



"Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya melebihi orang yang merebut kota."

Kenapa di awal postingan mimin ngasih ayat ini, karena akhir – akhir ini banyak ketidaksabaran yang menghancurkan suatu hubungan yang sudah baik.

Lukisan kuda troya yang diambil dari buku Mitologi Yunani ILIAS,
karja Menelaos dan Yannis Stephanides terbitan Grafiti 1992
Kesabaran senantiasa berkaitan dengan waktu. Orang yang sabar dapat membuktikan bahwa dirinya mampu menunggu waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu yang penting pada waktu yang tepat. Homer dalam karyanya yang masyhur bercerita tentang kemenangan tentara Yunani yang merebut kota Troya dengan menggunakan sebuah kuda kayu berukuran besar. Kuda kayu itu ditaruh di depan pintu gerbang kota. Penduduk yang berkerumun dan tertarik pada kuda kayu tersebut beramai-ramai menghelanya masuk ke dalam kota. Pada malam harinya sejumlah prajurit yang ternyata bersembunyi dalam kuda kayu itu keluar. Mereka membuka pintu gerbang kota, sehingga pasukan Yunani yang ada di luar benteng kota dapat menyerbu masuk ke dalam kota Troya. Begitulah cerita sukses tentara Yunani! Kesabaran mereka menunggu tibanya malam dan dalam ruang persembunyian yang pengap, menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam merebut kota Troya.

Jumat, 11 April 2014

Adakah waktumu untuk Tuhan?



Syalom PMKOers..Kadang kita mengeluh kalau waktu yang disediakan Tuhan tidak cukup untuk melakukan segala aktivitas kita. Sehingga kita mengganggap wajar saja kalau tidak punya waktu dengan Tuhan. Soalnya kita sudah terlalu sibuk dengan seabrek kegiatan lainnya....
Berhubungan dengan itu mimin punya cerita nih....

Samuel adalah seorang manager marketing disebuah perusahaan komunikasi, Samuel adalah seorang yang sangat sibuk, setiap hari Samuel harus bertemu dengan klien yang berbeda-beda, memperhatikan kinerja bawahannya dll. Tapi sebagai seorang kristen Samuel tidak pernah lupa untuk berdoa dan menghadiri kebaktian tiap minggu.Hanya saja dia tidak punya banyak waktu untuk membaca alkitab, atau hanya berdiskusi tentang agama. Menurut Samuel kegiatan keagamaannya hanya dilakukan pada hari minggu saja, selain itu? dia hanya akan berdoa pada pagi hari dan mulai bekerja seharian.
Pernah berada di situsi seperti ini? Merasa cukup hanya dengan bersekutu di hari Minggu saja. Membuka Alkitab hanya di hari minggu, berdoa hanya pada saat hari minggu. Bahkan mungkin ada di antara kita yang hanya ke gereja saat acara Natal dan Paskah. Itupun ke gereja hanya karena dipaksa oleh orang tua. 

Kita merasa, waktu yang ada tidak cukup untuk berdoa pada Tuhan. Kita terlalu sibuk untuk melakukan hal remeh seperti berdoa. Kan cukup kalo berdoanya cuman pagi, toh Tuhan kan Maha Tahu tanpa aku minta pun DIA pasti mengerti. Tapi apakah itu benar? Yuk kita baca kelajnutan cerita Samuel.

Bahas tentang LKMK yuk...:D

Syalom…

Maaaf yah beberapa hari ini mimin ngak sempat posting tulisan di blog.. Soalnya mimin lagi sibuk nyelesain banyak tugas kuliah yang makin hari makin numpuk tinggi kek gunung…Di sela – sela kesibukan nyelesaian tugas, mimin sempatin nulis sesuatu di blog supaya jaring laba – laba tidak menghampiri blog ini…

Hari ini tanggal 12 April, dan panitia LKMK lagi sibuk – sibuknya di sekret tercinta mempersiapkan segala sesuatu untuk bazar. Mulai dari menu bazar, packaging-in bazarnya, nganterin ke para pemesan dan segala sesuatu yang belum sempat mimin sebutin.

Bicara soal LKMK, apa sih itu LKMK? Buat apa LKMK? Emangnya LKMK penting yah? Pasti yang dulu pernah jadi mahasiswa baru sempat kepikiran ini. Mimin juga dulu pernah mikir gitu. LKMK itu mah ngak penting, terlalu kaku dan membosankan. Kalo dibandingin JKP (Jalinan Kasih Persaudaraan) mah tentunya lebih asyik JKP. Acaranya seru dan lebih banyak yang ikut. Kalo LKMK palingan cuman sedikit, teman – teman yang lain juga ngak minat.

Rabu, 09 April 2014

"Tuhan akan Memberikan Teman Bagimu agar Kau Tak Sendiri"

Sore, teman - teman, sudah beberapa hari terakhir Makassar diguyur hujan. Namun itu semua tidak menyurutkan semangat masyarakat Indonesia untuk menggunakan hak suaranya, agar bisa memilih pemimpin yang kiranya amanah dalam menjalani tugasnya nanti.

Hujan pun juga tidak menyurutkan semangat salah seorang teman mimin untuk membagikan kisahnya. Beberapa kali mimin ajak untuk kirimin cerita untuk diposting di blog, tapi ditolak. Alasannya sih karena dia ngak bisa nulis. Tapi karena mimin seperti ombak yang terus mengikis batu karang, akhirnya dia mau juga nulis. Tulisannya bagus lagi, berkesan dan ada hikmah yang bisa diambil dari pengalamannya. Mau tahu siapa teman mimin yang satu ini?Ayuk kita baca ceritanya di bawah ini  


Senin, 07 April 2014

Bisa Apa dengan Uang Receh?

Ni uang receh hasil tabungan ka Oktavianus Paembonan
Uang receh merupakan bahasa lain dari uang logam. Sekarang ini orang sudah mulai tidak menggangap uang receh sebagai sesuatu nilai tukar yang dapat digunakan lagi. Bagaimana tidak? Uang receh yang bentuknya bulat dari logam, menjadikannya sebagai alat tukar yang merepotkan. Selain berat dibawa kemana-mana, recehan juga memiliki nilai nominal yang kecil sehingga akan sulit untuk membeli barang, yang sekarang ini melonjak tinggi.

Walaupun demikian semangat orang-orang difoto ini tidak pernah kendor. Mereka tetap menghitung logam demi logam yang ada, mengelompokkannya sesuai nilai nominalnya dan menjadikan receh itu menjadi sesuatu yang bernilai tukar dan layak.
  
Kalo sudah dihitung begini pusing kan mau diapain. Tapi jangan khawatir, karena beberapa tempat di Makassar sudah menawarkan jasa penukaran uang receh. Salah satu tempat yang sering mimin datangi saat hendak menukar uang receh adalah TOP MODE. Hayo, siapa yang ngak tau TOP MODE?? Hampir semua tahu tempat ini, berhubung harga yang ditawarkan cukup murah bila dibandingkan toserba lainnya.

Tempat penukarannya sendiri berada di lantai 2, belakang kasir. Tempat petugas jual minyak-minyakan. Buat yang punya kumpulan uang receh dan pengen ditukarin silahkan aja dating ke tempat ini. Ato mau mimin temani? Ayuk, mimin siap menemani…

Hampir lupa nih, berhubung judulnya “Bisa apa dengan uang receh” maka mimin akan paparkan. Dengan uang receh kita bisa makan besar. Ngak percaya? Ni Buktinya..